Dalam pernyataaan tersebut, Iqbal mengatakan, dalam rangka pengembangan jaringan layanan, BTN merencanakan untuk membuka 100 kios setara dengan kantor kas, serta 500 unit kerjasama dengan PT Pos Indonesia.
Menurutnya, dengan layanan yang lebih efisien akan memudahkan BTN dan UUS mendapat dana murah sehingga dapat menekan tingkat margin pembiayaan.
“Dengan adanya penguatan IT, BTN akan lebih efisien penggunaan biaya dan mengurangi penggunaan dokumen,”ujar Iqbal.
UUS Syariah merupakan UUS yang selama ini dikenal dalam memberikan pembiayaan kepemilikkan perumahan, dari segi harga BTN memberikan margin yang lebih rendah dibandingkan dengan KPR bank-bank lain. Hal ini yang mendorong banyak masyarakat yang mengajukan pembiayaan di BTN Syariah.
Disamping itu UUS BTN memiliki produk modal kerja yang bisa digunakan pada pengembangan kewirausahaan pelaku usaha mikro kecil dan menengahj (UMKM) dan hingga kini sudah banyak pelaku UKM di daerah-daerah mengakses modal tersebut untuk usaha. (Agus Y www.pkesinteraktif.com)








