Jakarta, (04/02). Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) melalui Ketua Umumnya Winny E Hasan, mengatakan—bahwa organisasinya terus mendorong BPD-BPD diberbagai daerah untuk mendirikan Unit Usaha Syariah (UUS). Hal ini dimaksudkan agar diseluruh daerah akan cepat mudah tersosialisasinya ekonomi syariah khususnya operasional perbankan syariah.
Munculnya BPD yang membuka UUS tersebut cukup terasa memberikan warna di daerah, seperti halnya di DKI, Jawa Barat, Jateng, Jatim, DIY, Sulawesu Selatan, Sumatera Barat. Dengan adanya UUS tersebut—masyarakat daerah sedikit paham, apa itu ekonomi syariah. Bahkan di Jawa Tengah, sebelumnya ada tuntutan dari masyarakan agar BPD Jateng untuk mendirikan UUS.
Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Bambang Setiadji berujar jika BPD Jateng tak membuka UUS maka dia akan mengalihkan dana UMS ke bank lain. Peryataan rektor UMS tersebut direspon positif oleh BPD Jateng yang akhirnya hingga kini BPD Jateng sudah memilki UUS.
Kemudian di Jawa Barat, BPD Jabar Banten yang selama ini memiliki UUS sejak lama sudah tak sabar lagi untuk membuat Bank Umum Syariah (BUS) Jabar Banten. Bahkan sekarang prosesnya sudah final di Bank Indonesia.
Ketua Umum Asbanda, Winny E Hasan dalam acara pertemuan BPD di Bandung mengatakan BUS Jabar Banten bisa dijadikan percontohan lain bagi BPD lain. Dia juga berfikir kedepan bagaimana ada holding BUS BPD yang mampu interkoneksi secara bersama.
Strategi-strategi bisnis dan ekspansi BPD dalam mengembangkan bank syariah di tanah air saat ini, merupakan bukti bahwa daerah memiliki peluang besar bagi pengembangan ekonomi syariah.Apalagi sektor riil di daerah tumbuh dengan luar biasa.
Sekretaris Jenderal Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Muhammad Syakir Sula menuturkan bahwa arah dari Road Map yang selama ini disusun oleh MES mengarah kesana dan bahkan MES mendorong sebuah kebijakan terintegrasi dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
”Kami berharap ekonomi syariah merupakan dual sistem ekonomi di negeri ini dan tak asing lagi,”tegasnya. (Agus Y www.pkesinteraktif.com)
Thursday, Mar 11th
Last update:01:11:37 AM GMT
Headlines:







