Jakarta, (02/02). Mengawal perkembangan perbankan syariah diharapkan agar regulator memiliki keberpihakan lebih untuk memastikan bahwa perkembangan tersebut terus berlanjut lebih baik dan tumbuh lebih cepat. Pasalnya, industry perbankan syariah yang masih relative kecil akan dapat berkembang lebih cepat jika ada keberpihakan yang lebih dari pihak regulator.
“Ibarat orang tua yang memiliki anak bayi dan anak dewasa pasti akan diperlakukan berbeda,” ujar Surahman. “Yang bayi akan digendong-gendong sementara yang dewasa dibiarkan jalan sendiri. Begitu juga dengan perbankan, mestinya BI punya keberpihakan lebih kepada perbankan syariah,” tambahnya.
Lebih lanjut Surahman mengatakkan “Pastilah, keberpihakan itu pasti. Orang BI yang muslim, meskipun mengendalikan bank konvensional juga, tapi pastinya akan berpihak pada yang syariah. Keberpihakan kepada syariah merupakan tuntutan iman itu sendiri,” tuturnya.
Tentunya, dalam hal ini semua perangkat mendukung harus disediakan. Komunikasi, tata kelola perbankan yang baik, dan manajemen yang baik perlu dipersiapkan. “Jangan dianggap syariah pasti baik, kalau tidak dikelola secara baik. Diberikan manajemen yang baik. Hal ini untuk mendukung performancy syariah yang lebih baik.” Cetusnya.[r]







