Jakarta, (08/02). Pemerintah merasa cukup berbangga bahwa penjualan sukuk ritel dengan jenis SR-002 melampau target yang diprediksikan sebelumnya, bahkan sukuk ritel tersebut mengalahkan sukuk ritel SR-001 yang hanya mampu terjual sebesar Rp 5,6 triliun.
Pencapaian penjualan sukuk ritel yang tinggi tersebut, kata Rahmat Waluyantoi, semula sudah diprediksikan karena Depkeu sebelumnya melakukan pengkajian secara dalam mengenai target pencapaian penjulan sukuk.
“Yang jelas kami pada saat itu hanya mampu menjual dibawah target selama ini,” ucapnya.
Penjualan SR-002 ini dimulai pada 25 Januari hingga 5 Februari 2010 melalui 18 agen penjual (10 bank dan delapan perusahaan efek).
Kemudian Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan juga mengungkapkan bahwa pemerintah berencana untuk mengeluarkan sukuk global pada akhir semester pertama atau awal semester kedua tahun ini. Penerbitannya akan dilakukan setelah penerbitan samurai bond. (Agus Y www.pkesinteraktif.com)








